Mau liburan? Tapi,  kok kantong terbatas…. Padahal dengan memilih waktu yang tepat, liburan bisa disesuaikan dengan budged Anda.

Liburan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan  fisik dan batin Anda. Kalau pikiran dan hati sudah suntuk, jenuh dan bete, mungkin saatnya Anda berlibur. Berlibur juga  bisa untuk semakin mengenali diri sendiri. Dengan memilih tujuan atau aktivitas berlibur yang paling sesuai dengan keinginan akan  terlihat passion atau gairah yang kita miliki atas sesuatu. Liburan merupakan salah satu sarana untuk bekerja. Karena dengan berlibur, mereka ingin memperluas jaringan. Sehingga aktivitas ini dilakukan bersama dengan komunitas tertentu.

Namun demikian banyak yang menganggap berlibur identik dengan biaya tinggi, sehingga mereka berpikir 10 kali untuk urusan anggaran  berlibur. Padahal sebenarnya jika pandai memilih waktu dan tempat, maka Anda bisa sesuaikan biayanya.

 Lebih Banyak Untungnya

Pilih saat  low season atau masa-masa orang sudah tak lagi ramai berlibur.  Bukan urusan tiket pesawat yang lebih murah,  biaya akomodasi pada saat low season yang biasanya terdiri dari biaya penginapan juga lebih  murah. Selain itu, Anda bisa leluasa menikmati suasana liburan karena pengunjungnya lebih sepi dibandingkan dengan saat-saat peak season.

Berikut keuntungan yang bisa Anda dapatkan jika berlibur pada saat low season, adalah

  • Tidak ada lagi kerumunan.

Anda tidak akan merasa tenggelam dalam lautan manusia yang justru bisa menyesakkan liburan Anda. Waktu Anda tidak akan dihabiskan dengan kebingungan berpikir harus pergi ke arah mana karena (hampir) semua tempat dipenuhi oleh antrean, mulai dari taman bermain, tempat pertunjukkan, pasar oleh-oleh, resto, kafe, bar, pantai….

  • Cuaca masih “bersahabat”

Pergantian iklim dan musim membuat suhu pada bulan-bulan ini tidak terlalu drastis. Anda tetap bisa merasakan hangatnya matahari siang dan sejuknya udara malam. Panas dan dingin tidak terlalu menyengat kulit Anda.

  • Waktu lebih efektif

Jumlah orang di sekitar memicu rasa sibuk dalam diri Anda. Makin banyak orang membuat Anda merasa makin terburu-buru dalam melakukan sesuatu. Bukankah Anda mengambil liburan untuk lari dari kesibukan? Saat jumlah turis berkurang, Anda bisa lebih santai dan tenang untuk menikmati pemandangan. Anda tidak perlu antre dan ‘berperang’ saat beli oleh-oleh. Waktu berliburpun, lebih efektif karena lebih banyak tempat yang bisa dikunjungi karena jalanan lancar, tidak ada antrian tiket dan kelengangan di tempat wisata.

Kapan Waktu yang Tepat?

  • Waktu low season atau masa-masa dimana orang sudah tak lagi ramai berlibur, seperti setelah tahun baru, setelah libur Lebaran, setelah libur sekolah atau masa-masa ujian sekolah di bulan Juni atau ujian semester. Jadi, tepatnya Anda bisa berpergian untuk berlibur pada Januari, Februari, April, Mei, awal Juni, September, atau awal Oktober, karena juga sebagai masa-masanya pergantian musim antara peak dan off season.
  • Waktu kerja atau weekday, yaitu Senin sampai dengan Jum’at. Hari-harik kerja ini akan mengurangi keramaian wisata karena orang pada saat ini orang bekerja dan anak-anak sekolah.
  • Jika menggunakan pesawat, pilih waktu keberangkatan pagi sekali sebelum pukul 6 pagi dan kepulangan malam hari, yaitu setelah jam 21.00.
  • Destinasi wisata tidak sedang ada event/acara tertentu karena ini akan meminimkan persediakan transportasi dan akomodasi, sehingga harga-harga meningkat. Untuk itu, Anda harus mencari informasi dari berbagai sumber.

Dear Traveller,  dengan merencanakan waktunya, Anda  dapat berlibur dengan budged Anda.  Mari berwisata…. ***

www.mariwisatatravel.com
Enjoy Your Trip with Fun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *